BC Lasmauli

Awalnya saya tahu tentang Sophie Paris dari seorang teman saya, menurutnya karena saya adalah seorang PNS, saya pasti membutuhkan tas. Di tahun 1998 kita semua sedang krisis moneter, jadi mau beli yang mahal-mahal tentunya sudah tidak terbeli, padahal sebagai seorang wanita kita pasti tetap ingin ganti-ganti tas. Diapun memberikan katalognya kepada saya dan saya bawa ke kantor. Ternyata peminatnya banyak sekali, padahal saya tidak menawarkan tetapi selalu banyak yang ingin lihat kalau saya bawa katalognya. Ketika itu saya hanya mengajak mereka untuk membeli bersama-sama, dan saya hanya ajak mereka untuk beli kartunya untuk mendapatkan diskon 30%nya. 7 orang teman termasuk saya langsung ingin bergabung, dan ketika saya telfon nomor teman saya yang ada di katalognya, ia pun langsung menyuruh saya untuk menjadi Member dahulu sebelum teman-teman saya, karena pesanan kami yang juga cukup banyak. Jadi saya bisa langsung mempunyai down line. Sponsor saya menyarankan untuk membeli Starter Kit langsung 10 buah, dan hari itupun seluruhnya habis! Dari situ saya merasakan, bonus pertama yang saya terima waktu itu sekitar Rp. 228.000, sementara gaji saya ketika itu sekitar 120.000. Saya langsung merasakan manfaatnya!

Saya senang sekali bisa berbisnis bersama Sophie Paris selain karir saya sebagai seorang PNS, dan bisa dibilang penghasilan saya sekarang ini jauh dari yang sebelumnya, bisa membeli banyak hal dan juga menyekolahkan anak-anak saya. Yang lebih berharga juga untuk saya adalah 3 orang adik-adik saya yang sebelumnya tinggal dengan saya, sekarang juga ikutan fokus di Sophie dan mereka pun ada yang lebih sukses dari saya, jadi saya ikutan senang sekali karena bisa memberikan jalan keluar untuk adik-adik saya. Berkat Sophie saya bisa pergi ke Beijing, Singapore, Malaysia, Shanghai, Thailand, keliling Indonesia dan 2 kali ke Yerusalem.

Menurut saya selama kita menjalankan bisnis ini sesuai dengan aturan yang ada di Sophie, semua akan berjalan dengan lancar. Pelajari betul etika bisnis dan peraturan-peraturan yang ada di Sophie, pasti semuanya berjalan dengan baik. Kebetulan suami saya pun ikut membantu dalam bisnis ini. Sampai saat ini saya masih bekerja, tapi disela-sela waktu saya, saya lebih memfokuskan untuk membina Leader dan suami saya lebih sering membantu di counter untuk mengawasi penjualan sejak beliau pensiun.

Sedikit tips dari saya dalam menjalani bisnis dengan Sophie adalah fokus dalam membina jaringanmu, karena system Sophie adalah direct selling, jadi kalau jaringanmu banyak dan aktif pasti banyak barang laku, mulai dari lingkungan terdekatmu, seperti keluarga, tetangga, adakan kegiatan-kegiatan di wilayahmu, dan juga duplikasikan semua yang kamu lakukan kepada down linemu.