Intan Rachmadani

Jakarta

Saya mulai jatuh cinta sama Sophie pada tahun 2008 saat saya masih bekerja. Saya pun iseng-iseng beli tas Sophie karena saya suka modelnya yang unik tapi mempunyai harga yang ekonomis. Beberapa kali berbelanja, saya lalu mencoba untuk berjualan tas Sophie ke teman-teman di kantor. Ternyata saya menerima respon yang luar biasa sehingga membuat saya memutuskan untuk berbisnis bersama Sophie. 6 tahun saya di Sophie, saya tidak bisa benar-benar menekuni karena pekerjaan yang juga menuntut waktu saya. Namun, sejak mempunyai anak. saya pun berhenti bekerja dan mulai fokus mengejar SLC di Sophie dibantu dengan BC saya. Alhasil, saya berhasil mendapat emas 24 karat beberapa kali dan jalan-jalan ke Bogor, Bali dan Singapore.

Bersama Sophie memang tidak selamanya mudah, pasti ada saat-saat naik dan turun. Saya terutama memiliki kendala untuk memuaskan customer perihal stok barang jika sudah kehabisan. Sebagai seorang pebisnis, otomatis saya memiliki tanggung jawab untuk dapat menyediakan apa yang saya janjikan sebaik mungkin. Untuk itu, saya terus membangun relasi dengan seluruh Member saya, agar bila terjadi hal-hal yang di luar kehendak saya, saya tetap mempunyai hubungan baik dengan Member.

Saya juga belajar bahwa jika omzet turun bukanlah akhir dari segalanya.

Jangan putus asa, dan terus punya pola pikir yang positif. Kita harus gesit dalam mencari pemecahan masalah dan critical thinking yang baik agar tidak mempengaruhi loyalitas Member kita. Member Baru juga perlu untuk selalu kita support secara informasi agar mereka dapat berkembang di Sophie, apalagi dengan adanya aplikasi Sophie Paris yang sangat memudahkan sekarang. Intinya, berbagai keuntungan dan kemudahan yang diberikan Sophie Paris harus terus memacu kita untuk menjalankan bisnis lebih serius dan fokus.