Perempuan identik dengan belanja. Pasti hal ini sudah sering kamu dengar, kan, Sist. Hal itu juga yang terjadi pada Nita Sumiati, salah satu Leader di Sophie Paris.

 

Lama-kelamaan ia berpikir, daripada gaji bulanannya habis hanya untuk belanja baju dan fashion item lainnya, kenapa tidak ia jadikan gajinya lebih ‘produktif?’

 

Akhirnya, Nita pun memutar otak untuk tak hanya bisa menabung, tapi juga mengolah uangnya agar bisa menghasilkan.

 

“Saat itu, bergabung dengan Sophie Paris adalah pilihan yang tepat, pikir saya,” kata Nita yang memulai bisnisnya dengan menawarkan tas Sophie ke teman-teman.

 

“Beberapa masih dengan sistem kredit, sejumlah produk juga saya masukkan ke tempat saya kerja. Semua itu saya lakukan sejak 2015.”

 

Bahan yang awet dengan model tas yang beragam adalah keunggulan produk Sophie Paris yang disukai oleh teman-teman Nita, “Karena produknya banyak yang disuka, akhirnya saya jadi semangat mempromosikan lebih luas," ujar ibu satu anak ini.

 

Usaha Nita tidak sia-sia. Karena tekun, ia mendapat reward dan bonus yang cukup besar dari hasil jerih payahnya.

 

“Sejak itu, saya mengajak teman-teman untuk menjadi member dan membina mereka untuk turut juga mengembangkan bisnisnya.”

 

Hal yang membuat Nita tertarik adalah keuntungan pertama 30% ditambah bonus pertama. Dengan sistem itu, ia makin giat memperbesar komunitasnya. Sekaligus belajar agar skema bisnisnya lebih terencana.

 

“Saya adalah tipe orang yang memiliki daya juang yang cukup tinggi, dan dengan bimbingan BC, salah satu cara sukses yang saya lakukan adalah mencoba masuk ke pabrik-pabrik untuk open stand dan mendapat bonus yang jauh lebih besar.”

 

Tak sia-sia, setiap kali open stand Nita bisa meraih hingga 5-6 juta dengan stok barang yang selalu habis, “Sasarannya karyawan pabrik yang habis gajian,” ujar Nita.

 

Kini, setelah Sophie Paris beralih 100 persen online, fokus Nita terbagi dua.

 

Selain tetap menggelar Open Stand atau bazaar bulanan, ia juga aktif berbelanja di website Sophie sekaligus melakukan rekrutmen.

 

Hasilnya, hingga kini ada lebih sekitar 900-an anggota jaringannya yang tersebar di berbagai kota se-Indonesia.

 

Itu sajakah hasil yang didapat bersama Sophie Paris?

 

“Tidak dong, selain mampu memenuhi kebutuhan materiil untuk keluarga dan diri saya sendiri. Saya juga sangat bahagia karena dapat membantu perempuan lain agar dapat mandiri secara keuangan dan lebih tangguh lagi.”

 

Tak terasa, sudah hampir 5 tahun hingga sekarang, ia bergabung bersama Sophie. Support dari sang ibu yang tidak pernah padam menemani kegiatan Nita menjual produk Sophie Paris door to door hingga open stand yang dilakukannya.

 

“Saya lahir memang di keluarga sederhana dan diajarkan untuk hidup mandiri. Apapun yang saya usahakan adalah hasil jerih payah sendiri.”

 

Hal inilah yang membuat Nita terus berusaha, membagi waktu untuk semua kegiatan, merencanakan jadwal, serta tahu memposisikan diri dimana ia berada atas perannya yang beragam.

 

“Sehari-hari kegiatan saya sebagai seorang istri, ibu, karyawan swasta ataupun sebagai leader bersama member Sophie Paris semua harus dilakukan dengan seimbang dan pintar bagi waktu,” tutup Nita yang merasa mentalnya ditempa sejak berbisnis dengan Sophie sekaligus senang melihat banyak impiannya bisa tercapai.